No Image Available

Hadir untuk Perdamaian dari Poso ke Afganistan

 Author: Farid Husain  Publisher: Rayyana Komunikasindo  Published: February 5, 2021 More Details
 Description:

Buku Hadir untuk Perdamaian: Dari Poso ke Afghanistan merupakan memoar reflektif karya almarhum dr. Farid Husain, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, yang dikenal luas sebagai praktisi perdamaian. Berbeda dari buku akademik atau laporan kebijakan, buku ini menghadirkan kisah perdamaian dari sudut pandang orang dalam—seorang dokter bedah yang terjun langsung dalam misi kemanusiaan dan resolusi konflik, mendampingi Jusuf Kalla (JK) dalam berbagai proses perdamaian di Poso, Ambon, Aceh, Papua, Thailand Selatan, hingga Afghanistan.

Bagi Farid, perdamaian bukanlah slogan normatif, melainkan kebutuhan mendasar peradaban. Ia menegaskan bahwa tanpa perdamaian, perjalanan bangsa dan negara akan pincang: perdagangan terganggu, produktivitas merosot, ekonomi macet, dan kemiskinan memicu kemarahan kolektif. Pandangan ini sejalan dengan analisis Jusuf Kalla yang selalu ditekankan kepada tim perdamaiannya—bahwa kemakmuran mustahil dicapai dalam suasana konflik.

Salah satu gagasan penting dalam buku ini adalah bahwa perdamaian bukan pilihan alternatif, melainkan satu-satunya pilihan jika sebuah masyarakat ingin maju. Namun Farid juga menekankan bahwa tantangan terbesar justru hadir setelah kesepakatan damai tercapai. Merawat perdamaian agar konflik tidak berulang membutuhkan kerja jangka panjang. Ia mengilustrasikannya dengan analogi JK sebagai pebisnis mobil: kesepakatan jual beli bisa tercapai dalam hitungan jam, tetapi pelayanan purnajual dapat berlangsung bertahun-tahun.

Melalui pengalaman negosiasi di berbagai wilayah konflik, Farid menunjukkan bahwa tidak semua proses berujung pada perdamaian yang langgeng. Perdamaian hanya bertahan jika para pihak berkomitmen melampaui kepentingan diri, demi generasi masa depan yang tumbuh dalam suasana damai dan saling menghargai perbedaan. Buku ini memberi perspektif unik—praktis, manusiawi, dan jujur—tentang beratnya kerja perdamaian dan nilai kemanusiaan yang menyertainya.

 Back